23 September 2011

Sinopasis Pilkada;


PILKADAL DI NEGERI DONGENG

Negeri Dongeng adalah negeri yang amat subur, barang tambang yang bermacam-macam dan memiliki keindahan alam yang mempesona dunia. Namun berbanding terbalik dengan kehidupan rakyatnya yang sangat mengenaskan. Tak terkecuali dengan Kabupaten Antah Berantah. Kabupaten yang memiliki wilayah luas dan subur tetapi memiliki pemimpin yang kurang baik dan dictator dimasa jabatannya.
Pilkadal akan diselenggarakan dinegeri Antah Berantah. Salah satu calon Bupati adalah Surya Buwana yang dulu telah menjadi Bupati di Kabupaten itu. Ia berpikir keras bagaimana cara memenangkan Pilkadal Periode ini, karena periode ini dipilih oleh rakyat bukan wakil rakyat seperti yang dulu. Sehingga dia menemui penasehat spiritualnya, Ki Waringin.
Sementara itu, Tugino, seorang yang sangat kaya. Dia mengadakan sunat masal yang mencetak Museum Rekor Dongeng. Tugino kecil adalah anak yang kurang beruntung. Ibunya meninggal saat melahirkan dia. Dan dimasa kecilnya, mempunyai Ibu tiri yang sangat kejam tetapi, karena keteguhan dan kerajinanya dia dapat menjadi milyarder yang terkenal dipenjuru Negeri Dongeng.
Ki Waringin adalah orang yang dianggap sakti oleh banyak orang karena kejituanya menebak sesuatu. Dia adalah anak dari paranormal dari dayak dan istri kelimanya. Kemungkinan ilmu ayahnya menurun pada Ki Waringin. Banyak caleg yang bertanya tentang masa depan kepada Ki Waringin. Tidak terkecuali Bupati Surya Buwana. Dia mengirimkan tiga orang untuk bertanya kepada Ki Waringin dan hasilnya adalah Bupati dapat memenangkan Pilkadal periode kedepan dengan mengganti wakilnya dengan orang yang menyalonkan juga.
Terlepas dari masalah Pilkadal, rakyat Negeri Dongeng, terutama para petani kondisinya sangat memprihatinkan. Misalnya, Slamet, seorang petani yang mempunyai istri yang sedang hamil dan bapak yang sakit gula. Dia harus bekerja keras untuk membiayai pengobatan bapaknya dengan bertani. Sungguh ironis, pasalnya komoditi lokal sangat tidak diminati dikarenakan adanya komoditi impor yang mempunyai kualitas yang unggul tetapi harganya sama dengan komoditi local.
Jaka Lesmana, Wakil Bupati Kabupaten Antah Berantah yang berkeinginan menjadi Bupati. Suatu hari, ia mengajak lastri, teman lamannya, untuk berbisnis bangunan. Lastri dibantu Gibran untuk memenangkan tender dari Jaka Lesmana.
Sementara itu, setelah menimbang baik buruknya, Slamet mantab akan menanam bunga karena mahal dan selalu dibutuhkan. Ia meminjam uang kepada Pak Sohir salah satu lintah darat dikecamatanya sebesar satu juta rupiah untuk membeli bibit, obat semprot dan keperluan lain.
Setelah bertemu dengan lastri, mereka berbincang-bincang tentang kehidupan masing-masing. Setelah beberapa lama jaka mengungkapkan tujuannya yaitu Jaka ingin Lastri menjadi wakilnya.
Diwaktu yang sama, Suryo berfikir tentang wasiat Ki Waringin untuk melepaskan Jaka. Suryo berfikir, Jika ia melepas Jaka, jaka akan menjadi musuh beratnya. Pasalnya, Jaka dekat dengan Pak Wondo, Bapak Lastri yang menjadi pemimpin di Partai Tahan Lama.
Diwaktu berlainan, perusahaan Tugino akan didatangi para perangkat kabupaten. Tugino merasa kesal dengan pemerintah sekarang, karena kedatanganya hanya menambah beban berat saja. Tidak seperti pemeritah dahulu. Dapat memecahkan masalah kewirausahaan.
Usia kandungan istri Slamet sudah delapan bulan. Tinggal sebentar lagi akan melahirkan. Suatu ketika istri slamet akan pergi kepasar, ia bertemu bu bidan. Dan bu bidan menyarankan untuk kelahiranya nanti dibantu bu bidan dengan kartu jamkesmas.
Lastri disetujui oleh ayahnya dan suaminya. Dan pak suryo buwono mendapatkan pengganti jaka lesmana yaitu ibu aminah seorang pengusaha kaya dari Kabupaten Antah Berantah.
Ayah lastri mulai menggalang dukungan untuk anaknya. Terutama pada Partai Tahan Lama. Niatan Suryo untuk menggandeng Aminah dijawab dengan baik. Suryo mulai menggalang dukungan ke Partai-partai, dia menggandeng Partai Rakyat Kecil untuk menjadi tunggangannya di Pilkadal 4 bulan kedepan.
Slamet merasa gundah, karena menanam krisan tak semudah yang ia pikirkan. Perlu tambahan biaya untuk melanjutkan, dia segera mengganti bunga krisan dengan cabai. Sungguh ironis nasib Slamet. Hanya harapan kosong belaka untuk meraup untung banyak. Semoga saat panen harga cabai sedang naik sehingga dia bisa mengembalikan uang pada lintah darat itu.
Jaka lesmana telah tergila-gila dengan lastri. Mereka akhirnya melalukan hubungan terlarang dan jaka mendokumentasinya. Suatu hari Ayah Lina, menasihati Jaka agar tidak terlalu dekat dengan wanita teman bisnis. Karena sekarang banyak pejabat yang terjerat skandals seks. Dan akhirnya lastri dan jaka mengakhiri hubungan terlarangnya.
Pilkadal semakin dekat, terhitung 2 minggu lagi. Jaka lesmana bersekutu dengan babah liong, ketika mereka bertemu disebuah kafe, hp Jaka Lesmana hilang. Gawatnya didalam Hp itu terdapat video pribadinya dengan Lastri.
Sementara itu, Ayah selamet harus dibawa kerumah sakit karena luka dikakinya sudah busuk sehingga membutuhkan penanganan lebih dirumah sakit. Beberapa hari kemudian, istri Slamet juga melahirkan dan harus dilarikan kerumah sakit, tapi saying nyawa istri dan anaknya melayang karena kehamilan yang tidak biasa. Lengkap sudah penderitaan Slamet sebagai rakyat kecil. Sudah miskin, banyak hutang, tanah habis, istri dan anak meninggal, dan ayah yang sakit.
HP Jaka lesmana dicuri oleh orang dan kemudian ia meminta tebusan. Tetapi Jaka Lesmana tidak menggubrisnya, ia memilih untuk memalsukan video. Ia membuat video yang diedit dengan wajahnya dan lastri. Video buatan Jaka disebar, dan menjadi bahan perbincangan, kemudian setelah diteliti oleh pakar telematika, video itu hanya editan.
Hari Pilkadal datang, pasangan Suryo-aminah, Jaka-Lastri, Tugino-Bachtiar. Dan akhirnya yang menang adalah pasangan tugino bachtiar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar