10 Maret 2011

RANGKUMAN BAHASA INDONESIA

FUNTASTIC LEARNING
Buku ini adalah buku pembelajaran yang mengisyaratkan bahwa belajar itu tidaklah menakutkan, tetapi belajar adalah hal yang menyenangkan. Buku ini dibagi menjadi empat bagian yaitu: Yes I Can, Yes I Will, Yes I Do dan Be Fun Learn
A. Bagian Petama
Yes I Can. Itulah hal pertama mencapai pembelajaran yang menyenangkan. Pertama kita harus memilik cara pandang yang tepat tentang sukses. Apa sih arti sukses? Arti sukses sebenarnya dapat kita dapat dari kita dapat dari kita sendiri, menurut cara pandang kita mengnai sukses, Sukses didapat bukan dari keturunan, keberuntungan, nasib, zodiac, kesempurnaan kondisi fisik, dan dari usia. Bukanlah dari itu, Sukses itu berasal dari kita sendiri.
Alam ini penuh dengan keseimbangan, hal ini disebabkan adanya hokum-hukum yang diciptakan oleh Allah. Diantaranya hokum kekekalan energy, kesuksesan itu didapat dari usaha kita atau dari energy yang kita keluarkan. Energy positif akan menghasilkan hasil yang positif pula, begitupun sebalikanya. Hukum-hukum yang lain seperti, hokum sebab akibat, hokum gaung , hokum konsekuensi dan hokum daya tarik ini hamper sama, yaitu bila kita menginginkan yang positif maka harus berusaha dengan cara positif pula.
Menjadi dirimu yang lebih baik, atau dalam bahasa kerennya “ Be your better self”. Menjadi insane yang lebih baik dengan menjalani beberapa konsep, antara lain berkaca pada diri sendiri, memahami konsep diri sendiri. Konsep diri mencakup tiga hal yaitu Diri ideal (kualitas fisik serta rohani), Citra diri(pandangan terhadap diri kita sendiri), dan Harga diri(jarak antara diri ideal dengan citra diri). Kita harus mengenali konsep diri kita, karena konsep diri yang salah akan menhasilkan diri yang salah pula. Keyakinan pada diri bahwa diri kita bisa melakukan sesuatu yang positif itu merupakan konsep diri yang paling tepat,sebagai contoh kita yakin bahwa kita dapat mendapat nilai yang bagus, dengan keyakinan itu kita akan berusaha(tp bukan dengan cara mencontek lo). Seandainya kita sudah mempunyai konsep diri yang negative maka kamu harus menyingkirkan konsep diri yang negative itu dan menggantikan dengan konsep yang positif, hindari orang yang negator, atau orang yang meracuni pikiran kamu.
Transformasi diri, atau bias juga disebut juga berkaca pada diri sendiri bias dilakukan dengan berbagai cara, cara yang pertama adalah “perbandingan terbalik” yaitu membandingkan diri kita dengan orang yang kondirinya lebih buruk dari pada kita, yang kedua adalah “jajak ” yaitu dengan meminta pendapat dari orang lain mengenai diri kita, yang ketiga adalah “visualisasi” yaitu dengan membayangkan apa yang kita inginkan, yangkeempat “melakukan afirmasi” yaitu meyakinkan pada dirinya bahwa yang diinginkan pasti bisaterjadi, yang kelima “megenang kisah sukses pribadi.
B. Bagian Kedua
Yes I will. Bagian kedua dari jalan menuju kesuksesan. Hehe.. ya benar, kita harus yakin bahwa kita dapat mencapai kesuksesan. Memiliki impian. Impian adalah sesuatu yang sederhana, namun kita sangat berhasrat untuk mendapatkannya. Tidak ada impian yang realistis, yang ada adalah usaha dan alat yang tidak realistis.
Membuat sebuah Perencanaan hidup dengan membangun impian atau yang sering kita sebut dream building. Hidup itu sangat perlu direncanakan karena jika kita asal melangkah maka sesuatu itu tidak terarah dan bisa-bisa mimpi kita tidak dapat terwujud. Bagaimana dreambuilding itu, caranya memahami bahwa semua itu diciptakan dua kali sebagai contoh sebelum membuat rumah kita akan membuat gambaran rumah yang kita inginkan. Cara yang kedua adalah menuliskan mimpi kita, hal ini dilakukan untuk memvisualisasi mimpi kita, menstimulus otak kita dengan mimpi-mimpi yang telah kita tuliskan. Cara ketiga adalah membangun impian kita.
Setelah membuat perencanaan hidup, jalan selanjutnya adalah membuat peta perjalanan hidup, mulai dari sejarah hidup kita, kehidupan masa kini dan rencana hidup kita dimasa yang akan datang. Cara membuat peta hidup ini yaitu dengan meuliskan sejarah hidup kita, berikan catatan dari setiap urutan kehidupan kita, dan buatlah pemetaan hidup yang lebih besar agar lebih mudah untuk divisualisasikan setelah itu tempelkan ditempat yang mudah terlihat.
Jika kita sudah membuat perencanaan hidup, kita harus bisa memanagement waktu. Management waktu harus dilakukan karena hidup itu pendek, jika tidak dimanagement, kita tidak akan menghasilkan prestasi,cara memanagemen waktu ini dengan menentukan lebih dahulu goal yang ingin kita selesaikan, kemudian buatlah goal berdasarkan skala prioritas, dan kamu tinggal memfokuskan apa yang harus kita lakukan menurut skala prioritas.

C. Bagian Ketiga
Dibagian ketiga ini akan membahasah bagaimana mencapai sukses, sebelum membahas kesuksesan itu, tidaksalahnya kita mengetahui tentang potensi otak kita. Kecil tapi hebat, itulah otak kita. Ya benar, beratnya hanya 2% dari berat tubuh kita tetapi semua organ tubuh kita dikendalikan oleh otak. Otak kita sangat hebat sehingga disebut “super bio computer”. Dalam majalah scientific edisi bulan November 2005 disebutkan bahwa “untuk bisa mengisi penuh hardisk otak kita, harus belajar satu hal yang baru setiap detik selama 30 juta tahun”. Itu berarti seumur hidup kita tidak akan pernah mampu menggunakan kekuatan otak kita seluruhnya.
Untuk menjaga kesehatan otak kita. Kita harus berolahraga teratur, minum air putih, nurtisi seimbang, tidak merokok serta minum minuman berakhohol, melatih otak kita, dan berada pada lingkungan yang positif. Otak kita dibagi menjadi tiga bagian dan mempunyai fungsi sendiri, yaitu Otak reptile berfungsi sebagai pusat kendali, saraf otonom dan mengatur fungsi utama tubuh. Otak Neo Korteks berfungsi untuk berfikir, ingatan atau memoti panca indera, koordinasi gerakan tubuh, dan pembelajaran, disinilah letak kecerdasan intelektual(IQ). Kemudian yang terakhir adalah Otak Mamalia, otak ini berkaitan dengan pemakaian terhadap suatu kejadian dan emosi kita, disinilah letak kecerdasan emosi (EQ).
Selain itu otak kita perlu diselaraskan juga, antara otak kanan dan otak kiri kita, dengan mengatur pernafasan kita, dengan mendengarkan music, melakukan visualisasi, dan menggabungkan beberapa metode pembelajaran.
Setelah mengetahui betapa dahsyatnya otak kita, mengapa masih banyak orang yang sulit belajar atau tidak optimal dalam belajar? Hal itu dikarenakan setiap orang mempunyai kecenderungan yang berbeda dalam belajar. Gaya belajar dibagi menjadi 3 macam yaitu: auditori (cenderung menyukai, atau lebih mudah belajar dengan pendengaranya), visual(cenderung menyukai, atau lebih mudah belajar dengan penglihatanya) dan kinestik (cenderung menyukai, atau lebih mudah belajar dengan melakukan suatu gerakan).
Setelah membahas gaya belajar, tidak salahnya kita membahas bagaimana asiknya menulis, menulis adalah salah satu cara pembelajaran. Catatan dapat membantu kita untuk mengingat. Catatan akan lebih efektif ketika kita menbacanya. Mudah untuk mengingat dan sangat menyenangkan. Ada teknik canggih yang menggunakan cara menulis ini yaitu “mind mapping” atau pemetaan pikiran, penempuanya adalah tony buzan. Cara kerja otak kita adalah dengan menggambar bukan menulis.
Ada cara belajar yang menyenangkan juga yaitu dengan mengingat. Atau “fantastic memorizing”. Cara menghapal yang tepat adalah dengan menyesuaikan dengan cara kerja otak kita. Otak kita sangat menyukai sesuatu yang tidak masuk akal, penuh warna, lucu, melibatkan music multi sensori, dan melibatkan emosi. Jadi, prinsipnya, jika kita menginginkan sesuatu mudah terkam kedalam otak kita maka harus membuat sesuatu yang mengandung salah satu yang telah disebutkan tadi.
Ada bebrapa teknik untuk menghapal
1. Rantai kata : dengan membuat rangkaian cerita dari informasi yang akan diingat sehingga informasi lebih mudah diingat.
2. Plesetan kata : dengan membuat plesetan kata yang bersifat lucu.
3. Akrostik : dengan cara mengambil huruf dari materi yang diinginkan, dan kemudian dibuat suatu singkatan atau cerita yang lucu.
4. Menghapal rumus : dngan membuat sebuah kalimat yang lucu.

D. Be Fun Learner!
Dibagian ini kita akan mrmbahas bagai mana menjadi orang yang senang dalam mempelajari hal-hal yang baru. Lima kunci penting dalam merancang nasib kita.
1. Spesifik dan terukur
2. Berupaya keras dan menghadirkan tantangan untuk diri sendiri.
3. Didorong oleh kekuatan
4. Rrencana tindakan
5. Tengat waku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar